Breaking News

Thursday, 25 February 2016

Motor Warisan


Asep tergopoh-gopoh menuju motor setelah melihat jam yang menandakan bahwa dia terlambat untuk mengikuti mentoring yang diadakan setiap kamis sore di kampusnya, dengan semagat hijrah Asep berusaha menghidupkan motor gaek yang sudah menjadi warisan dari kakaknya. Dan pada hari itu Allah menakdirkan berbeda, motor yang biasanya lama hidup pada hari ini langsung tokcer cukup satu kali ''Selah" motor itu langsung hidup.

Asep girang dan langsung tancap gas, namun naas ujiannya belum selesai sampai disana, selain gaek motor Asep juga memiliki problem yang cukup rumit, salah satunya BPKB motor yang digadai orang tua, Plat nomor motor yang sudah kadarluasa, ditambah Asep tidak memiliki SIM, maka tantangannya bukan hanya motor yang sering mogok tetapi juga Bapak-bapak polisi yang selalu rajin melakukan razia. Tapi syukurlah kalau jalan pintas untuk melewati titik razia Asep sudah hapal betul, mungkin bukan hanya asli orang sana tetapi juga karena pelajaran berpetualang dengan motor gaeknya.

Dengan pede Asep gas pul motornya, tetapi pada hari itu terjadi sesuatu diluar dugaan Asep, razia polisi bukan pada titik yang biasanya, Asep sulit berkelit untuk mencari jalan pintas melewati razia, deg-degkan jantung Asep bertambah kencang berdegup, pada keadaan terjepit dengan repleks Asep berdoa ''Ya Allah bantu aku, tolong aku, dari razia ini" dzikir pun ia lantunkan berulang-ulang, tanpa disangka pertolongan itupun datang, tiba-tiba mobil truk besar datang dari belakangnya dan kondisi dijalan pun macet akhirnya Asep menyelinap dibelakang truk dan Alhamdulillah Asep berhasil melewati razia.

Sepanjang jalan Asep mulai melamunkan apa yang terjadi padanya jika dia terkena razia, apakah motor satu-satunya ini ditahan atau mesti membayar denda, atau juga disidang, pikirannyapun melayang hingga akhirnya rasa syukur yang sangat tidak bisa dia tutupi, tetapi entah kenapa pikirannya mulai menerawang pada kejadian sebelum ia berangkat, dia mencoba untuk mengevaluasi kalau-kalau ada satu kehilafan yang dia lakukan, betul saja Asep melupakan satuhal ia lupa membaca doa sebelum berangkat.

Kawan kita tidak tahu apa yang terjadi pada kita, maka jangan lepaskan dzikir dari mulut kita, jangan lupakan Allah disetiap langkah kerja kita

No comments:

Post a comment

“Terima kasih sudah membaca blog saya, silahkan tinggalkan komentar”

TERIMA KASIH SEMOGA MENJADI INSPIRASI